Teknik forex harian paling akurat

Master-fibo.blogspot.com, sebuah blog yang menjunjung tinggi nilai kesadaran, dan penghargai jasa Penemu Indikator Fibonancci, dalam artikel di blog ini akan di bahas tentang, Bagaimana cara pasang Indikator Fibonancci di MT4, Bagaimana menentukan Arah Trend Menggunakan Indikator Fibonancci, Bagaimana Cara Menarik Benang Indikator Fibonancci, Bagaimana Menentukan Harga Terendah dan Harga Tertinggi Menggunakan Indikator Fibonancci, Trik dan Tips Bermain Forex Dengan Indikator Fibonancci, Cara Sederhana Menggunakan Indikator Fibonancci, Tips Meraup Ratusan Juta di Forex Dengan Indikator Fibonancci, Cara Sederhana Trading Forex Menggunakan Indikator Fibonancci, Cara Seting Angka Indikator Fibonancci, Cara Menggunakan Indikator Fibonancci Dengan Baik dan Benar, Bagaimana Indikator Fibonancci Dapat Meraup Puluhan Juta Setiap Bulannya, Timeframes yang baik untuk Indikator Fibonancci, Trading Santai dengan Indikator Fibonancci Tehnik Rahasia Indikator Fibonancci, Cara Scalping Menggunakan Indikator Fibonancci, Scalping di Timeframes H1 Menggunakan Indikator Fibonancci, Analisa Tehnikal Dengan Indikator Fibonancci, Analisa Fundamental Dengan Indikator Fibonancci, Rumus Akurat Master Fibonancci, Master Fibonancci


 Cara menganalisa teknikal forex paling akurat

Sebenarnya Analisa forex yang akurat 100 % itu tidak ada , tapi setidaknya kita bisa mengusahakan analisa kita mendekati akurat . Untuk menyusun cara analisa yang akurat ada bebrapa faktor yang harus diperhatikan adalah :

1. Kondisi market
2. Pemilihan indikator

Ada 4 jenis kondisi market yang sering terjadi pada forex market , dan setiap satu cara analisa tidak akan berhasil pada keempat jenis kondisi tersebut. Oleh karena itu untuk menjadikan analisa kita akurat maka setiap cara analisa hanya digunakan pada satu kondisi market .

Selain itu untuk menganalisa kondisi market tertentu diperlukan pula indikator tertentu .Oleh karena itu pemilihan indikator yang benar bisa menjadi faktor penting keakuratan sebuah analisa .
Berikut ini adalah 4 jenis kondisi market serta cara analisanya :

1. Kondisi swing

Pada kondisi ini market bergerak bolak balik secara mendatar sehingga biasanya membentuk sebuah lorong.Tiap sisi atas dan bawah lorong ini kemudian menjadi area support dan resistance .Pada kondisi seperti ini cara trading yang bisa digunakan adalah dengan cara scalping yaitu dengan cara membeli di area support dan menjual diarea resistance.

Arah market selanjutnya bisa di prediksi dengan menggunakan indikator jenis pembalikan seperti stochastic oscilator yang menghasilkan signal di area support dan resistance.

Secara umum arah market selanjutnya bisa diketahui dari posisi grafik dan stocastic . Jika grafik berada di sekitar garis support maka arah selanjutnya adalah naik , jika grafik berada di sekitar garis resistance arah market selanjutnya adalah turun.

Setelah diketahui perkiraan arah marketnya , Fokus selanjutnya adalah mencari entri point di area support dan resistance tersebut .Sehingga cara analisa yang bisa digunakan adalah seperti ini :

– Buatlah garis support dan resistance
– Pasang indikator stocastic oscilator untuk memberikan signal siap siap masuk pasar
– Entry pointnya adalah ketika candlestick membentuk pola reversal dan stocastic menunjukan overbought/oversold . Atau ketika terjadi crossing stocastick.

2. Kondisi break / volatile

Kondisi break adalah kondisi dimana market baru saja menghancurkan pembatas ,sehingga tenaga market sedang besar.Oleh karena itu pada kondisi break harga akan melaju dengan sangat cepat .

Arah market pada kondisi ini telah diketahui yaitu jika candle yang melakukan break adalah bullish maka arah selanjutnya adalah naik , jika candle yang melakukan break adalah bearish maka arah selanjutnya adalah turun.

Dengan demikian analisanya akan berfokus pada mencari titik untuk masuk pasar dengan tepat.

Indikator yang tepat pada kondisi ini adalah Bolinger band dan Volume .Cara analisa nya :

– Pasang bollinger band untuk melihat volatilitas market
– Gunakan indikator volume untuk melihat tenaga break
– Entry pointnya adalah ketika open candle selanjutnya terbentuk , dimana bollinger band melebar dan volume candle yang melakukan break lebih besar dari volume sebelumnya.

3. Kondisi jenuh

Kondisi jenuh adalah kondisi dimana seolah market tidak bisa lagi bergerak lebih jauh , sehingga kemungkinan terbesarnya adalah market akan balik arah.Moment pembalikan arah ini adalah daerah pembukaan posisi dengan resiko sangat minim .

Indikator yang tepat digunakan pada kondisi ini adalah indikator jenis oscilator mosalnya RSI atau stochastick .Selain itu bisa menggunakan money flow index .

Arah market pada kondisi jenuh diketahui dari kondisi jenuh itu sendiri. Jika saat ini sedan jenuh beli ( overbought) maka arah market selanjutnya adalah turun. Jika saat ini sedang jenuh jual (oversold) maka arah market selanjutnya adalah naik .

Fokus analisa pada kondisi jenuh ini adalah mencari entry point yang menunjukan market siap balik arah.Cara analisanya :

– Pasang indikator money flow index ( 5)
– Pasang stochastic oscilator
– Entry point adalah ketika stocahstik bernilai dibawah 20 atau diatas 80 , serta MFI bernilai 0 atau 100
 .
4. Kondisi chaos

Pada kondisi chaos market lebih sulit diprediksi karena arahnya tak menentu namun kita masih bisa menentukan arahnya ketika terjadi konvergen.

Arah market baru diketahui ketika terjadi konvergen .Dan indikator yang bisa digunakan untuk kondisi ini misalnya MACD , stochastic,RSI ,William % range atau MFI .

Fokus analisa pada kondisi ini adalah mencari kondisi konvergen lalu mencari entry pointnya. Caranya :

– Gunakan indikator , misalnya MFI atau stochastic
– Konvergen adalah ketika grafik menjadi lebih rendah namun indikator menjadi lebih tinggi , atau grafik meninggi namun indikator merendah.
– Enty pointnya adalah pada saat open candle selanjutnya terbentuk setelah terjadi konvergen.


Teknik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement

Inforexnews – Fibonacci Retracement merupakan tools yang banyak digunakan para analis di pasar finansial. Bahkan bank-bank juga menggunakan Fibonacci Retracement sebagai bagian dari analisa mereka. Inilah alasan utama mengapa Fibonacci Retracement merupakan alat analisa terbaik dan salah satu yang paling akurat diantara yang lain. Jadi kita akan belajar tentang teknik trading fibonacci Retracement

Mengenal Fibonacci Retracement

Fibonacci retracements adalah sebuah tool/alat yang dapat digunakan untuk menemukan titik-titik support dan resistance pada grafik harga. level-level ini dapat terlihat pada penentuan pertama dari titik tertinggi dan terendah dari pergerakan harga pertama.

Garis fibonacci merupakan jarak support dan resistance yang diperkirakan bergerak di area fibo. Sedangkan, retracement menyatakan persentase harga yang memantul (retrace) dari titik-titik ekstrim pada grafik (level-level pada Fibonacci).

Fibonacci retracement memiliki garis-garis persentase yang dimulai dari 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8% dan 78,6%. Level-level ini sering digunakan sebagai metode analisa dalam pasar keuangan. Secara visual, titik-titik direpresentasikan pada grafik berupa garis-garis horizontal, yang menunjukkan level support dan resistance.

Trader dapat menggunakannya dengan berbagai cara yang berbeda. Secara tradisional, trader dapat memulai dengan mencari harga tertinggi dan dihubungkan ke harga terendah.

Tingkat retracement Fibonacci dapat ditemukan di berbagai grafik dan timeframe. Selain itu, tingkat retracement dapat digunakan oleh trader dalam menemukan trend atau pergerakan harga. Trader yang ingin menganalisis terjadinya trend, sering menggunakan Fibonacci retracements agar dapat mengetahui pola pergerakan pasar, bersamaan dengan alat teknikal lainnya, seperti garis trend serta osilator penentu waktu entri pasar.

Chart di bawah ini menunjukkan bagaimana Fibonacci retracement cocok dengan trend saat itu. Seperti yang terlihat pada prosentase 61,8%, dan terlihat pula pada Indikator CCI bahwa harga telah berada di daerah  jenuh beli, mengindikasikan open posisi sell akan segera dimulai.

Gambar tersebut merupakan contoh bagaimana cara memanfaatkan trading dengan menggunakan trend. Yaitu, dengan melakukan penjualan GBPUSD, setelah garis trend tertembus dan setelah harga menguji resistensi pada prosentase level Fibonacci.

Mengingat harga tidak selalu melakukan trend, misalnya, terjadi pembalikan harga sehingga membutuhkan waktu yang tepat untuk melanjutkan trend, menjadikan fibonacci retracement termasuk cara yang bagus untuk digunakan sebagai alat untuk memprediksi pergerakan jangka panjang.

Trik Sederhana Trading Forex Menggunakan Fibonacci

Dalam perdagangan sehari-hari, seringkali ada banyak pertanyaan yang muncul, mengenai bagaimana caranya untuk mengetahui seberapa jauh pergerakan mata uang, yang mungkin dapat melanjutkan trend.

Pertama-tama, kita harus menyadari bahwa tidak ada yang tahu persis, seberapa jauh pasangan mata uang yang mungkin dapat meneruskan suatu trend, atau seberapa lama sideway akan berlangsung. Mari kita lihat grafik 4 jam pasangan GBPCHF berikut ini:

Karena grafik pasangan ini berada dalam kondisi downtrend, kita tahu yang akan kita fokuskan adalah mencari kesempatan untuk menjual pasangan mata uang ini, karena hal itu merupakan probabilitas trade yang mungkin bisa dilakukan saat ini. Sebagai contoh, mari kita lihat pergerakan trend bearish yang baru-baru ini terbentuk di antara titik A dan titik B dalam chart.

Apabila dari kondisi downtrend mulai terlihat bahwa harga bergerak kembali (pembalikan harga) ke atas, sebagian trader mungkin akan bertanya-tanya, pada titik yang manakah, gerakan upside itu akan melemah atau melambat? Informasi itu berguna karena sesaat setelah gerakan tersebut melambat, para trader dapat dengan sistematis mengatur pasangan mata uang tersebut agar dapat kembali normal ke arah trend harian.

Meskipun tidak ada indikator atau alat trading yang dapat memprediksi secara akurat, biasanya pembalikan harga akan terjadi saat retracement akan berakhir. Dan alat Fibonacci ini rupanya, dapat membantu trader pada situasi rumit seperti ini. Caranya, dengan mengamati, tiga garis tingkat yang disediakan, untuk memantau trading apakah ada pembalikan trend atau tidak.

Dengan menarik garis fibo ke arah titik A (Swing High) dan B (Swing Low), kita dapat melihat bahwa tiga tingkat retracement fibo yang utama, ditempatkan pada chart, pada tingkat 38,2%, 50,0%, dan 61,8%.

Ini adalah tingkat yang akan digunakan sebagai alat pemantau harga kedepan. Begitu sebaliknya, jika trend ternyata naik, maka penarikan garis dapat diterapkan sebaliknya, yaitu dengan cara menarik garis dari titik B ke titik A.
Fibonacci Untuk Mengukur Adanya Pembalikan Tren

Idealnya, kita harus mencari suatu retracement untuk tingkatan di kisaran 50% atau lebih baik lagi pada tingkat 61,8%. Semakin jauh harga terlacak sebelum melambat, semakin besar kemungkinan pasangan mata uang bergerak turun, dan selanjutnya bergerak sesuai dengan arah harian trend.

Disini, kita bisa melihat bahwa harga bergerak sesuai yang diharapkan, dan terlihat berada diatas tingkat 61,8 %, sebelum kemudian memulai untuk melakukan pergerakan kuat menuju down trend.

Bila menggunakan alat Fibonacci ini, disaat harga masih sedang downtrend (seperti yang terlihat pada chart), sebaiknya carilah harga yang berada pada tingkat 50% atau diatasnya.

Semakin tinggi semakin baik. Karena dalam contoh, ada beberapa sumbu panjang di tingkat 61,8%, sehingga berdasarkan itu, trader dapat memutuskan untuk trade pada saat penutupan candle tepat diatas sumbu tertinggi.

Harus diingat, bahwa metode Fibonacci bersifat membantu analisa trading forex Anda. Sehingga tidak ada salahnya untuk dipakai dalam trading Anda. Selain itu, metode ini juga cukup mudah dan menarik untuk digunakan.

Hal itu karena, alat Fibonacci ini memberikan beberapa informasi yang penting dan cukup berguna bagi trader, terutama bagi trader yang mencoba untuk mendapatkan cara termudah mengenai masalah tingkat retracement yang mungkin akan terjadi.
Trik Ekstensi (Perpanjangan) Fibonacci Untuk Mendapatkan Profit

Dalam penggunaan perhitungan fibonacci yang berikutnya akan digunakan dalam menentukan sebuah target. Yang perlu untuk anda selalu ingat dimana waktu kita trading “Jika ragu, tahu kapan kita harus keluar”, Mari kita mulai dengan contoh pada kondisi dimana tren sedang merangkak naik.

Pada saat uptrend, idenya ialah mengambil keuntungan dengan BUY pada saat fibonacci dimaan harga perpanjangan/ekstensi. Anda menentukan tingkat ekstensi Fibonacci dengan menggunakan tiga klik mouse.

Pertama-tama, klik (sambil tekan dan tahan) pada Swing Low yang signifikan, kemudiantarik kursor anda lalu lepaskan klik mouse Anda pada Swing High terbaru. Sehingga pada akhirnya, tarik kursor anda kembali dan klik pada salah satu tingkat retracement. Ini akan menampilkan masing-masing dari Extension level Harga yang menunjukkan rasio yang baik dan tingkat harga yang sesuai.

Sekarang mari kita kembali pada contoh grafik USD/CHF dimana kita akan melihat dimana tingkat Fibonacci 50,0% ditahan kuat sebagai support dan, setelah tiga kali tes, pair mata uang akhirnya kembali melanjutkan uptrend nya.

Pada gambar di atas, Anda bahkan dapat melihat dimana kenaikan harga melewatiSwing High sebelumnya. Dan mari kita menggunakan ekstensi Fibonacci untuk melihat mana yan akan menjadi tempat baik dalam mengambil Take Profit.

Berikut ini hasil dari apa yang terjadi telah terjadi retracement Swing Low:
Harga mengalami rally hingga ketingkat level 61,8%, yang bergerak di Swing High pada sebelumnya
Harga kembali jatuh ketingkat 38,2%, dimana ia menemukan support.
Harga kemudian menemukan resistance pada tingkat 100%.
Beberapa hari kemudian, harga kembali mengalami rally sebelum menemukan resistance pada tingkat 161,8%.

Seperti yang dapat anda lihat dari contoh tersebut, dimana tingkat 61,8%, 100% dan161,8% adalah tempat yang baik untuk open posisi dalam mengambil keuntungan. Sekarang, mari kita lihat sebuah contoh yang dimana menggunakan tingkat Fibonacci ekstensi dalam pergerakan trend sedang menurun.

Setelah melihat apa yang terjadi, maka Kita bisa mengambil keuntungan pada tingkat,38,2% 50,0%, atau 61,8%. Semua level bertindak sebagai support, mungkin karena trader lain mengawasi tingkat ini untuk mengambil untung (take profit) juga.

Anda harus menggunakan pemahaman yang telah kami berikan dalam menggunakan strategi trading forex menggunakan teknik Fibonacci. Dengan Fibonacci, bahkan Anda dapat memprediksi kira-kira berapa lama lagi tren akan terus berlanjut. Kemudian, Fibonacci juga mampu membantu Anda dalam menentukan kekuatan sebuah tren.

Dolar AS Masih Menekan Jelang Rilis Kenaikan Suku Bunga

Apa itu Fibonnaci Calculator? Kalkulator Fibonacci adalah alat penghitung Fibonacci Retracement.  Fibonacci Retracement adalah suatu strategi yang popular digunakan dalam trading forex dalam menentukan level-level penting support dan resistance.  Perhitungan dapat dilakukan dengan menghitung harga tertinggi (HIGH) dan harga terendah (LOW) suatu instrumen mata uang, lalu dengan menggunakan Fibonacci Ratio 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8%, 100% maka level-level penting dapat ditentukan.

Bagaimana cara menggunakannya?

1.  Masukan Harga Tertinggi Mata Uang / Komoditas pada "HIGH(b)".

2.  Lalu Masukan Harga Terendah Mata Uang / Komoditas pada "LOW(a)".

3.  Jika ada Masukan Harga Custom Mata Uang / Komoditas pada "Custom(c)".

4.  Kemudian klik tombol "Calculate" untuk mulai menghitung.

Maka anda bisa langsung melihat hasil perhitungan Fibonacci Retaracement dari nilai-nilai yang anda masukan.

2 Comments:

  1. Fort Financial Services Ltd merupakan perusahaan yang didirikan pada 2010 untuk memberi para trader di seluruh dunia layanan berkualitas tinggi terbaik yang ditawarkan dalam pasar keuangan global.

    Fort Financial Services Ltd adalah broker di bawah lisensi pialang internasional IFSC/60/256/TS/17, yang teregulasi oleh Komisi Jasa Keuangan Internasional Belize.

    ALASAN MENGAPA PARA TRADER MEMILIH FORTFS

    Eksekusi order ECN/STP
    Akun Islami
    Penarikan/deposit cepat
    Perdagangan Mata Uang Kripto tersedia

    Informasi selengkapnya silahkan kunjungi halaman ini https://bit.ly/2H2RuhA

    ReplyDelete
  2. 𝐀𝐤𝐮𝐧 𝐅𝐎𝐑𝐓

    Fort menyediakan spread tetap, eksekusi pada harga yang diumumkan dan perhitungan biaya yang akurat - bagi mereka yang menghargai stabilitas. Fort memberikan kesempatan untuk memilih akun Islami dengan leverage hingga 1: 1000, yang menjadikannya sebuah pilihan terbaik bagi para trader klasik dan konservatif.

    Kondisi Perdagangan :
    ✔Akun Sen: IYA/TIDAK
    ✔Perdagangan Tranpa Spread: IYA/TIDAK
    ✔Bebas Swap: IYA/TIDAK
    ✔Eksekusi: 0.3 detik
    ✔Leverage Maksimum : 1:1000
    ✔Komisi : Forex - Tidak; CFDs dari $10
    ✔Deposit Minimun: $5


    Segera buka akun Fort disini 👉 https://bit.ly/2TlCX7c

    ReplyDelete